UN Telat, SBY Suruh Menteri Nuh Investigasi

By | 15/04/2013

142246_620TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh untuk menginvestigasi mundurnya jadwal ujian nasional SMA. Pengadaan dan pendistribusian soal sebelas provinsi yang ujian nasionalnya diundur itu ditangani oleh percetakan PT Ghalia Indonesia Printing.

Perintah ini disampaikan ketika Nuh menyampaikan laporan kepada Yudhoyono pagi tadi. “Presiden juga menyuruh untuk menjelaskan ke publik dan all out merampungkan,” kata Nuh, ketika ditemui di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ahad, 14 April 2013.

Investigasi ini, ucap Nuh, akan ditangani oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan, Haryono Umar. Menurut dia, Kementerian akan memberikan sanksi kepada PT Ghalia atas kelalaian ini. Namun, dia belum menentukan tindakan yang diberikan. Saat ini, ucapnya, pemerintah lebih berfokus pada upaya penyelesaian soal ujian nasional kesebelas provinsi tersebut. (Baca: Penting Diperhatikan Saat Ujian Nasional)

Ke-11 provinsi yang mengalami pergeseran jadwal ujian nasional adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Di daerah tersebut sebanyak 3.601 sekolah SMA/MA, 1.508 SMK, dan 1,1 juta anak terimbas kebijakan ini.

Sebelumnya, sesuai jadwal Kementerian Pendidikan, ujian nasional untuk tingkat SMA/MA/SMALB dan Paket C akan berlangsung pada 15-18 April, untuk jenjang SMK 15-17 April. Sedangkan jenjang SMP/MTs/SMLB dan Paket B pada 22-25 April 2013, dan SD/MI dan Paket A pada 6-8 Mei 2013.

Leave a Reply

Your email address will not be published.