Tahun Depan Kurikulum 2013 Diterapkan Bertahap dan Tidak Terbatas

By | 04/09/2013

image_4Bandung, Jabar — Kurikulum 2013 yang diterapkan mulai tahun ini dilaksanakan secara bertahap dan terbatas. Namun mulai tahun depan, Kurikulum 2013 akan diterapkan secara bertahap dan tidak terbatas. Pemerintah pusat (dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) sedang menyiapkan skema pembiayaan implementasi Kurikulum 2013 dengan berbagi peran dengan pemerintah daerah.

Tahun ini implementasi Kurikulum 2013 dilakukan secara bertahap dan terbatas. Bertahap karena hanya diperuntukkan bagi peserta didik kelas 1, 4, 7, dan 10. Terbatas karena tidak semua sekolah menerapkannya, yaitu sekitar 6-ribu sekolah se-Indonesia. “Tahun depan kita usahakan bertahap saja, tidak terbatas,” ujar Mendikbud Mohammad Nuh, usai menghadiri peresmian Universitas Telkom di Bandung, Jawa Barat, (31/8).

Mendikbud mengatakan, saat ini Kemdikbud sedang menyiapkan opsi skema pembiayaan implementasi Kurikulum 2013 untuk tahun depan yang akan dibahas di DPR. Mendikbud menjelaskan, ada empat opsi dalam skema pembiayaan implementasi Kurikulum 2013.

Pertama, semua didanai DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) Kemdikbud. Kedua, kombinasi antara pusat dengan transfer daerah. “Yaitu ada DAK (Dana Alokasi Khusus), sekitar 10 trilyun bisa dimanfaatkan untuk implementasi kurikulum. Yang jelas di pidato presiden itu eksplisit tauun depan itu implementasi kurikulum,” kata Menteri Nuh.

Opsi ketiga, lanjutnya, memanfaatkan kombinasi antara pusat, DAK, dan BOS. “Karena di BOS itu juga ada komponen buku,” jelas Mendikbud. Yang keempat adalah memanfaatkan APBD masing-masing. “Yang jelas pemerintah pusat tidak akan melepaskan. Pelatihan (guru) itu sudah pasti dari pemerintah pusat. Tapi yang kira-kira bisa dibagi dengan daerah dan BOS itu urusan buku,” tambahnya. (DM)

Leave a Reply

Your email address will not be published.